Jumat , Oktober 22 2021

Polres Kampar Bersama MUI dan Kemenag Kampar Adakan Tabligh Akbar di Islamic Center Bangkinang

Detak KamWakil Ketua PMI Kampar, H. Tanzili Ali S.Sos melakukan melakukan kaporitisasi sumur-sumur warga, Senin (25-1).par.co.id  BANGKINANG KOTA – Polres Kampar bersama Majelis Ulama Indonesia kabupaten Kampar dan Kemenag kabupaten Kampar menyelenggarakan Tabligh Akbar dengan thema menangkal bahaya ISIS dan Radikalisme di Ranah Melayu yang diadakan di Masjid Al Ikhsan (Islamic Center) Bangkinang Senin pagi 01/02/2016.

Kegiatan Tabligh Akbar ini dihadiri Bupati Kampar H. Jefri Noer SH, Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SiK, Dandim 0313/ KPR Letkol Yudi Prasetyo SiP, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri S.Ag dan sejumlah Kepala SKPD jajaran Pemda Kampar serta pejabat utama dari Jajaran Polres Kampar dan Kodim 0313/ KPR. Kegiatan Tabligh Akbar ini juga diikuti PNS dilingkungan Pemda Kampar, personil TNI dan Polri, para pelajar serta warga masyarakat dan jamaah Masjid Islamic Center Bangkinang.
Dalam sambutannya Kapolres Kampar menyampaikan pentingnya pemahaman terhadap bahaya ISIS dan Radikalisme untuk ditangkal dan diantisipasi sedini mungkin agar tidak berkembang di negeri kita yang dapat mengganggu stabilitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
c44b7b72-f7a7-4490-ac94-e812bc129a04
Bupati Kampar H. Jefri Noer SH dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, beliau berharap agar kegiatan ini dapat memberikan pencerahan kepada kita semua untuk dapat memahami dan menangkal bahaya ISIS dan Radikalisme di negeri Melayu ini.
Selaku Narasumber pada kegiatan Tabligh Akbar ini adalah Ustad H. Abdurrahman Ayub dari staf ahli BNPT dan Ustad H. Maudidi Abdullah. Kedua narasumber ini secara bergantian menjelaskan secara panjang lebar tentang latar belakang serta sepak terjang gerakan ISIS. Pada intinya disampaikan bahwa gerakan ISIS itu bukanlah berlandaskan islam karena ajarannya bertentangan dengan kaidah islam yang bersifat Rahmatan Alamin yaitu memberi kebaikan bagi seluruh alam.
Pada kesempatan ini kedua narasumber juga menyampaikan pesan agar kita semua meningkatkan kewaspadaan masuknya paham ISIS dan Radikalisme melalui media sosial, kita harus membentengi diri dengan meningkatkan wawasan, pengetahuan serta pengamalan agama yang baik agar tidak terpengaruh dengan paham atau ajaran yang menyesatkan.
Semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi kita semua terutama dalam menangkal masuknya paham ISIS dan Radikalisme dinegeri kita yang damai ini. (dir/edi)

Kirim komentar Anda disini

Komentar