Rabu , Oktober 20 2021

Polsek Tapung Amankan Pelaku Penganiayaan Dan Pencabulan Anak Gadis Di Bawah Umur

Screenshot_2015-11-14-08-08-07-29DetakKampar.co.id TAPUNG – Jajaran Polsek Tapung Resor Kampar mengamankan seorang tersangka pelaku pencabulan dan penganiayaan terhadap anak gadis dibawah umur pada hari Selasa (4/4) di wilayah desa Tanjung Sawit kecamatan Tapung.

Tersangka kasus penganiayaan dan pencabulan yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah ES alias EK (LK 20 TH) warga jalur IX desa Tanjung Sawit kecamatan Tapung kabupaten Kampar.

Tersangka ES alias EK diduga telah melakukan penganiayaan dan pencabulan terhadap NS (PR 16 TH) warga desa Kijang Rejo kecamatan Tapung.

Berdasarkan keterangan korban kepada pihak Kepolisian diketahui peristiwa ini terjadi pada hari Senin (4/4) sekira pukul 16.00 wib. Saat itu korban NS memberitahu via telepon seluler kepada kakaknya bahwa dirinya dipukul oleh tersangka ES alias EK didalam mobilnya ketika berada di daerah Simpang Horas wilayah desa Petapahan kecamatan Tapung, korban juga menceritakan kalau dirinya juga telah disetubuhi oleh tersangka di penginapan Plamboyan yang berlokasi di desa Tanjung Sawit.

Merasa tidak senang atas kejadian tersebut, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Tapung.

Mendapat laporan tersebut tim opsnal Polsek Tapung akhirnya melakukan pencarian terhadap tersangka ES alias EK. Akhirnya pada hari Selasa (5/4) sekira pukul 18.00 wib, tersangka ES alias EK berhasil diamankan petugas saat berada di daerah Plamboyan V wilayah desa Tanjung Sawit tepat didepan penginapan Plamboyan.

Kapolsek Tapung Kompol Barzawi melalui Kanit Reskrim Iptu Asdisyah Mursid SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Asdi bahwa tersangka ES alias EK saat ini telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani pemeriksaan.

Ditambahkan Asdi bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi dan telah memintakan visum terhadap korban sebagai alat bukti dalam kasus ini, tersangka akan dijerat dengan UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak jelasnya menutup pembicaraan ini.(Edi)

Kirim komentar Anda disini

Komentar