Senin , November 29 2021

Saat Banjir Melanda, Kinerja Dinas Sosial dan BPBD Kampar Dipertanyakan

Detak kampar.com   PALUNG RAYA –
Suatu kejadian ironis yang menyedihkan, jangankan mendapat bantuan dari BPBD
Kampar, dibesuk setelah mayat ditemukan saja tidak ada. Kinerja Dinas Sosial
dan BPBD Kampar dipertanyakan.

Dengan nada
terseduh, orang tua Muhammad Rifal (9) korban banjir di desa Palung Raya
Kecamatan Tambang mengungkapkan kesedihannya ke awak media di kediamannya.
Ayah Rifal,
In Apriyanto (38) didampingi isteri, Yendra Mailani (34)  dan anggota
keluarga yang lain kepada wartawan, 18/01 dikediamannya mengungkapkan, bahwa
dinas sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar
tidak pernah mendatangi rumahnya, apalagi memberikan bantuan kepada
keluarganya.
In Apriyanto
menambahkan, yang mendatangi rumahnya baru camat Tambang, itupun malam sebelum
anaknya ditemukan. Namun pada hari ini dan setelah mayat Muhammad Rifal
ditemukan, pihak kecamatan, dinas sosial dan BPBD Kampar tidak ada yang
mendatangi rumahnya.
Meskipun
dengan keihklasan melepaskan kepergian putranya, In Apriyanto juga berharap
pemerintah dapat peduli dengan korban banjir. In Apriyanto yang tergolong
keluarga miskin tersebut dengan nada terseduh juga menyampaikan harapannya agar
mendapatkan bantuan dari pemerintah. In Apriyanto yang bekerja sebagai tukang
jahit dengan menghuni rumah sewa tersebut hanya bisa berdo’a, agar kondisinya bisa
selalusehat dan tabah dalam menghadapi cobaan hidup yang dideritanya tersebut.
Sementara
itu, kepala BPBD Kampar, Santoso kepada wartawan membenarkan bahwa pihaknya
belum sempat sampai ke rumah duka. Karena personilnya masih sibuk
mendistribusikan  bantuan ke posko yang ada di kecamatan.
Sementara
Camat Tambang, Mulatua hingga berita ini diterbitkan belum dapat di konfirmasi.***

Kirim komentar Anda disini

Komentar