Senin , 16 September 2019

Sepekan Tinggal Di Perum GSP, Warga Sulit Dapatkan Suket Domisili Tanpa Pengantar Ketua RT

Kubang Jaya, DETAKKAMPAR.CO.ID – Surat Keterangan Domisili (SKD) dibutuhkan sebagai bukti dokumen bahwa pendatang telah melakukan pelaporan resmi mengenai keberadaannya kepada pejabat yang berwenang.

Biasanya pendatang yang belum memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) daerah setempat membutuhkan Surat Keterangan Domisili ini.

Surat Keterangan Domisili ini dibutuhkan untuk berbagai keperluan Administrasi Dokumen Legal lainnya, salah satunya fungsi sebagai syarat pendaftaran anak ke sekolah.

Pantauan wartawan (15/07/2019) Senin pagi, seperti yang dialami oleh Eva, salah seorang warga asal dari Kecamatan Tapung yang berdomisili diwilayah Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kab Kampar.

Saat dikonfirmasi, warga tersebut mengatakan bahwa dirinya sangat sulit mendapatkan surat keterangan berdomisili diwilayah Desa Kubang Jaya ketika dirinya menghadap salah satu staf Kantor Desa Kubang Jaya.

Staf tersebut mengarahkan untuk menghadap kepada Kaur Pemerintahan M Harmaini guna mendapatkan Surat Keterangan Domisili dengan melihatkan bukti E-KTP dan KK (kartu keluarga) yang beralamatkan Kecamatan Tapung yang masih satu daerah Kabupaten Kampar tanpa melampirkan surat pengantar Ketua RT setempat domisilinya.

Namun, ironisnya saat itu dirinya ditolak mendapatkan Surat Keterangan Domisili yang akan dikeluarkan oleh Pemerintahan Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu dengan alasan dirinya tidak menyertai dengan surat pengantar Ketua RT setempat yang diakuinya (Eva, red) tidak diketahui sama sekali siapa yang menjabat Ketua RT dan RW dilingkungan berdomisilinya.

“Saya butuh surat keterangan domisili untuk syarat pendaftaran pindah sekolah anak saya di Desa Kubang Jaya ini. Karna saya bersama keluarga saya bertempat tinggal saat ini di salah satu perumahan yang ada disini (KubangJaya, red).” ujar Eva.

“Tapi saya ditolak untuk mendapatkan surat Keterangan Domisili tersebut. Tanpa memberikan saya arahan bagaimana sebaiknya agar saya mendapatkan surat tersebut.” tambahnya.

Dilanjutkan warga dari Kecamatan Tapung yang berdomisili di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu ini, “satu pekan ini saya berdomisili di perumahan yang terletak di Jalan Sinar Muda tersebut, saya terus berusaha mencari tahu ke tetangga sekitarnya siapa yang menjabat Ketua RT dan RW dilingkungan saya berdomisili itu. Tapi gak ada yang tahu sama sekali.”

“Malah saya dapat info dari warga sekitarnya, bahwa disini gak ada Ketua RT RW, yang ada hanya ketua Perumahan. Kan gak bisa keluarkan pengantar untuk ke desa.” imbuh Eva.

Mendapatkan perihal tersebut, karena itulah dirinya berinisiatif untuk langsung mendatangi Kantor Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu.

“Alhamdulillah, saya mendapatkannya setelah saya menjelaskan semua hak dan kewajiban 1×24 jam yang usahakan sebagai warga pendatang yang berdomisili di wilayah Desa Kubang Jaya ini dengan membuat pernyataan yang dibubuhkan tandatangan diatas materai 6000.” pungkasnya.

Tutupnya, “dari kejadian yang saya alami ini, hendaknya untuk memudahkan warga lainnya nanti agar mengetahui perangkat desa dilingkungan perumahan masing-masing agar mendata ulang warga dan menghimbau setiap warga tersebut sesuai Tupoksi Perangkat Desa yang teratur dalam perundang-undangan Kependudukan.” harap warga pindahan dari Tapung ini.

“Jika perlu sekali sebulan adakan acara rutin lingkungan yang diprogram oleh desa terhadap Ketua RT RW dimasing masing lingkungan.dengan gitu, kan tahu lebih dekat hubungan antar warga masyarakatnya.” ucap Eva.

 

Publikasi : MHA

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

10 Unit Rumah Warga Palung Raya Dapat Bantuan Bedah Rumah Dari Kemensos RI

TAMBANG, DETTAKKAMPAR.CO.ID – Raut muka yang bahagia terpancar dari wajah Kades Palung Raya Afriyanto ketika ...