Minggu , Desember 5 2021

SMPN 1 Kampar Bantah Keluarkan Anak Didiknya Dari Sekolah

PhotoGrid_1472217538103
Hasmi Manaf,S.Pd Kepsek SMPN 1 Kampar

Detakkampar.co.id  KAMPAR – Pihak Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kampar membantah telah mengeluarkan anak didiknya karena persoalan Wali murid yang mempertanyakan biaya baju seragam sekolah.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 Kampar, Hasmi Manaf, SPd saat ditemui di ruangannya, Jumat (26/8).

“Semua tuduhan yang dilontarkan oleh wali murid itu tidak benar, hingga saat ini kami tidak pernah mengeluarkan anak didik kami tersebut, kami dari pihak Sekolah justru kaget saat mengetahui anak itu sudah bersekolah di Sekolah lain sementara kami dari pihak sekolah tak pernah mengeluarkan surat pindahnya dan data Depodik anak ini sudah keluar disini,” ujar Kepsek.

Sebelumnya lanjut Hasmi, wali murid/orang tua murid, Ir. H Ahmad Azhari Hamidi sebelumnya meminta anaknya yang berinisial MF untuk dipindahkan dari lokal sebelumnya VII A ke Lokal VII D.

“Tapi kami tidak memindahkan anaknya ke Lokal VIID karena lokal VIID itu sudah Over kapasitas, alasan anaknya ingin dipindahkan karena menurutnya anaknya ditonjok yang dilakukan wali kelasnya, tetapi hal itu sudah dibantah oleh guru (wali kelas) yang bersangkutan,” beber Kepsek.
Mengenai baju seragam sekolah, tambah Hasmi, dirinya mengaku bahwa pihak sekolah belum menentukan berapa besaran uang seragam yang dikenakan kepada siswa.
“Pakaian itu sesuai ketentuan yang berlaku tidak boleh melebihi dari 750 ribu dan dikelola oleh koperasi, serta pihak sekolah belum menentukan besaran uang seragam yang dikenakan, jumlah 500 ribu adalah perkiraan saja,” ungkapnya.

Ditambahkan Hasmi karena tudingan ini telah mencemarkan nama baik sekolah kami akan mensomasi yang bersangkutan agar meminta maaf dengan pihak sekolah dan tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi dikemudian hari.’pungkasnya. (AA)

Kirim komentar Anda disini

Komentar