Syofian : Desa Pulau Gadang Targetkan PADes 2020 Sebesar 200 Juta Rupiah

PULAU GADANG,DETAKKAMPAR.co.id– Kepala Desa Pulau Gadang Syofian., SH.MH Dt. Majo Sati mengatakan Pemerintah desa mentargetkan Pendapatan Asli Desa (PADes) pada 2020 ini akan mencapai pada angka Rp 200.000.000.

Hal ini disampaikan oleh Syofian pada acara Musyawarah Desa Pertangungjawaban Tahunan (MDPT) BUMDes Koto Panjang Sepakat, di Aula Kantor Desa Pulau Gadang, Rabu (18/3/2020)

Hadir dalam acara tersebut Camat XIII Koto Kampar Rahmad Fajri, S.Tp. M.si. Kepala Desa Pulau Gadang Syofian Dt. Majo Sati beserta jajaran, Ketua BPD, LPM beserta anggota dan unsur masyarakat desa.

Tampak hadir Pendamping Lokal Desa (PLD) Peri Efendi dan Pendamping Desa tingkat Kecamatan Imelda.

“Alhamdulillah rangkaian acara mendengarkan laporan tahunan BUMDes KPS dilanjutkan mendengar laporan badan pengawas BUMDes dan PADes Untuk Desa Pulau Gadang sebanyak Rp.10.000.000 telah diterima oleh masyarakat Desa Pulau Gadang.” ungkap Syofian.

Namun Pemerintah Desa Pulau Gadang menargetkan untuk tahun 2020 ini akan memperoleh PADes sebanyak Rp 200.000.000.

“kita memiliki beberapa sektor usaha untuk menggerakkan PADes, 1. Pembesaran ikan patin, 2. Pembibitan dan pembenihan ikan patin, 3. Pabrik pakan ikan, 4. Pariwisata 5. Trading.” papar Sekjend PAPDESI Riau.

Desa Pulau Gadang merupakan Desa pengahasil ikan patin, untuk itu selain dari peluang usaha juga BUMDes bisa berperan sebagai penggerak usaha budidaya ikan patin tersebut.

“Oleh karena itu sektor pembesaran ikan patin, pembenihan merupakan peluang usaha BUMDes selain itu sektor trading, dimana akan menyentuh kehidupan langsung terhadap masyarakat Pulau Gadang,” ujar Kades.

Dilanjutkannya, sektor pariwisata masih bersifat investasi dalam bentuk Aktifa tetap berupa aset dan akan menghasilkan. “contoh dalam 2 bulan saja dari wahana banana boat menghasilkan 9 juta lebih, itu belum termasuk dengan penjualan karcil, apa lagi momen liburan sangat jauh meningkat,” terangnya lagi.

Syofian menambahkan kedepan BUMDes akan melirik BRI Link, pemerintah desa meminta seluruh aparatur desa dan seluruh jajaran untuk membayar tagihan seperti pulsa listrik dan lainnya melalui BRI Link.

“Sebelumnya pekerja 4-5 orang saja namun saat ini dalam 3 bulan BUMDes telah menyerap tenaga kerja 15 orang dalam setiap sektor usaha,” ujarnya lagi.

“Dengan demikian pemerintah Desa Pulau Gadang sangat yakin akan memperoleh PADes dari berbagai sektor usaha tersebut untuk 2020 ini mencapai angka Rp 200.000.000,” tutup Syofian.

(Won) untuk

Kirim komentar Anda disini

Komentar