Senin , Oktober 18 2021

Tahun 2021 Ini Disbunnakkeswan Kampar Bantu 12 Ribu Batang Pinang Betara Buat Petani

BANGKINANG – Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunakkeswan) Kabupaten Kampar telah menganggarkan 12 ribu batang Pinang Betara untuk membantu para Petani.

Hal tersebut dilakukan untuk menjadi sumber pendapatan bagi petani, dimana harga pinang Betara saat ini mencapai 16.000 ribu rupiah sampai 20.000 ribu rupiah perkilogramnya.

Untuk pemasaran pinang betara ini tidaklah begitu susah. Dimana masyarakat biasanya juga ada yang mempunyai tanaman pinang yang biasa juga dijual.

“Harga pinang betara saat ini mencapai 16.000 ribu rupiah sampai 20.000 ribu rupiah perkilogramnya, dan untuk pemasaran tidak begitu susah,” ujar Kadis Disbunakkeswan Ir. Syahrizal melalui Kasi Sarana Dan Prasarana dan Pemasaran Nuraini SP, MSi saat dikonfirmasi (21/6/2021) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut dikatakan Nuraini, bahwa Pola tanam pinang betara yang baik menggunakan sistem segitiga atau segilima. Tidak ditanam lurus berjajar.

“Adapun jarak tanam pinang yang direkomendasikan, yaitu ukuran 2,5 x 3 m, 3 x 3 m, 2,75 x 2,75 m bisa juga 2.7 m x 2.7 m,” ujar Nuraini lagi.

Pinang Betara merupakan salah satu jenis pinang yang termasuk dalam varietas unggul yang telah mendapatkan rekomendasi dari pemerintah.

Buah pinang atau bahasa latinnya Areca Cathecu merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia, sehingga permintaan akan buah pinang ini lumayan tinggi.

Nuraini menambahkan, bahwa tanaman pinang betara ini bisa juga di tumpang sari dengan sawit, dengan jarak tanam sawit 8×9 m.

“Tanaman pinang betara ini bisa ditanam dalam kebun sawit, dan biasaya pada umur 3 tahunan, tanaman pinang betara ini sudah bisa di panen,” tutupnya..

(Man)

Kirim komentar Anda disini

Komentar