Selasa , November 30 2021

Tak Pernah Sosialisasi, Warga Menilai PLN Hanya Mementingkan Diri Sendiri

Detak kampar.com BANGKINANG
KOTA – Hearing komisi IV dengan PLN dan
masyarakat, kembali di gelar Senin 10/08 di ruang rapat Komisi IV dipimpin oleh
Sekretaris Komisi IV, Hendrayani, SE dan dihadiri oleh anggota, Kardinal Kasim,
SE, Fahmil, SE, Diski, Harsono

 

Dalam hearing kali ini pihak PLN
yang diwakili Ridwan mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan konfensasi
kepada warga yang tanahnya dilintasi jaringan SUTT  sebesar 15 persen dari nilai pasar.

Ditambahkannya konfensasi ini
diberikan sesuai dengan aturan yang diatur dalam Permen No.38 tahun 2013
setelah melalui Inpentalisir dan penilaian terlebih dahulu yang dilakukan tim
independen yang melibatkan aparat setempat selama waktu 3 bulan,”ujarnya.
Disisi  lain Refnedi, salah seorang warga yang
tanahnya juga dilintasi oleh jaringan SUTT menilai pihak PLN hanya mementingkan
diri pribadi tampa memikirkan dampak dari pembangunan tower SUTT itu sendiri,
kalau masih bias di geser kenapa tidak digeser ke area arah sungai saja agar
tidak melalui tanah milik warga.
“Mereka hanya mengacu pada Permen
38 tahun 2013 saja padahal kita masih bias mengacu ke aturan yang lebih tinggi
yaitu Undang-Undang No. 2 tahun 2012,”tambahnya.
Refnedi meminta kepada pihak PLN
agar menggeser tower SUTT yang saat ini hanya berjarak 5 meter daru yanah
miliknya.
Komisi IV DPRD Kampar  meminta agar pak Hadinur dan pak Refnedi
mendata ulang warga yang dilintasi SUTT tersebut agar kemudian hari tidak ada
lagi warga yang mengadukan hal serupa kesini dan pihak PLN tidak melanjutkan
pekerjaannya sampai tanggal 20 agustus nanti dimana akan diadakan pertemuan
kembali  di P3BS jalan Tuanku Tambusai
Pekanbaru.(dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar