Sabtu , Desember 4 2021

Tarik Ulur RUU Pilkada, Mantan Hakim MK Terkejut Dengan Saran Yusril

Detak kampar.com JAKARTA – Mantan ketua Mahkamah
Kontitusi (MK) Mahfudz MD mengaku terkejut dengan pernyataan pakar hukum tata
negara yang juga mantan Menkumham Yusril Ihza Mahendra yang menyarankan agar
Presiden SBY tak perlu menandatangani Rancangan Undang Undang (RUU) Pilkada. 

“Mengejutkan juga,
Yusril sarankan Presiden tak tandatangani RUU Pilkada dan setelah dilantik Jokowi
mengembalikan RUU itu ke DPR,” ungkap Mahfud dalam akun Twitter-nya
@mohmahfudmd, Selasa (30/9) pagi, menanggapi pernyataan Yusril yang juga
disampaikan melalui akun twitternya.
“Saran Saya, tak
tandatangani RUU itu boleh, tapi kalo ngembalikan ke DPR riskan,” imbuhnya.
Dalam akun twitternya Yusril
menjelaskan bahwa dirinya menyarankan Presiden SBY dan Presiden terpilih Jokowi
agar tidak menandatangani RUU Pilkada yang baru saja disahkan oleh DPR RI.
Yusril beralasan karena masa
pemerintahan Presiden SBY yang akan berakhir sebentar lagi, sementara Presiden
terpilih Jokowi tidak terlibat dalam penyusunan RUU tersebut maka hal ini bisa
dikembalikan lagi ke DPR terangnya.

Kirim komentar Anda disini

Komentar