Jumat , Oktober 22 2021

Terobos BanjirKNPI Kampar Salurkan Bantuan Korban Banjir.

12734006_1756215677945431_2861959612507413987_nDetakKampar.co.id BANGKINANG – KNPI Kabupaten Kampar peduli banjir. Bentuk kepedulian KNPI Kabupaten Kampar pada banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Kampar sejak Senin (8/2) lalu diwujudkan dengan menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, telur dan perlengkapan bumbu dapur untuk memasak, Kamis (11/2).

Sejak pagi hari pengurus DPD KNPI yang dipimpin langsung Rahmat Jevary Juniardo selaku ketua KNPI dengan didampingi oleh Sekretaris Jenderal KNPI, Taufik Sarkawi, Bendahara Umum KNPI, Khairul Azmi alias Migos, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Fery Dwi Septiyan, Danil Hidayat Pasai Bidang Hubungan Antar Lembaga sudah siap sedia di lapangan Mereka, Posko Induk siaga banjir dii Bangkinang Kota.
Setelah mendapatkan wejangan dari Bupati Kampar perihal pendistribusian paket kebutuhan dapur ini rombongan KNPI langsung bergerak menuju Kecamatan Kampar Timur, yaitu menuju Desa Pulau Rambai, Desa Koto Perambahan, Desa Pulau Birandang, serta Desa Selat Aur.
Paket bantuan ini disalurkan langsung ke dapur-dapur umum yang berada di empat desa tersebut,”Beras dan bantuan lainnya ini harus sudah sampai ke dapur umum pengungsi banjir sebelum siang, agar warga tak terlambat makan siang,” tegas Ardo kepada pengurus KNPI yang turun.

12715347_1756215594612106_3204332926928037471_n
Pendistribusian paket bantuan KNPI yang bekerjasama dengan Pemda Kampar, Ormas Dubalang Kampar ini juga melibatkan para Pengurus Kecamatan (PK) KNPI, Pengurus Desa (PD) KNPI. Karena sejatinya kata Ardo, mereka lah yang paling mengerti kondisi warga dan kondisi banjir paling terkini di daerah mereka masing-masing.

“PK dan PD merupakan ujung tombak KNPI dalam pendistribusian bantuan ini. Karena sebelum kita menentukan titik penyaluran bantuan ini kita terlebih dahulu sudah berkomunikasi dengan mereka,” terang Ardo.

Menurut Ardo, banjir kali ini disebut banyak pihak sabagai paling parah selama kurun waktu 40 tahun terakhir ini. Namun, katanya lagi, yang terpenting dari musibah ini adalah bagaimana semua pihak bersatu, bahu-membahu membantu para korban banjir untuk bisa terus kuat dan melewati masa-masa bencana banjir ini dengan mendapatkan perhatian dan uluran tangan kita bersama.

“Memang apa yang kami salurkan lewat KNPI ini tidak lah seberapa, tapi paling tidak pemuda Kampar punya rasa kepedulian yang tinggi akan nilai kemanusian yang berasas pada semangat satu batang tubuh sebagai bagian masyarakat kampar,” terangnya kepada wartawan disela-sela penyaluran bantuan ini.
Pantauan di lapangan, rombongan KNPI juga turun langsung menyapa dan menyambangi warga di tenda pengungsian! Bahkan KNPI juga turun langsung menerjang luapan banjir bercengkrama langsung dengan warga korban banjir di Desa Selat Aur.

Rombongan KNPI ikut berbasah-basah menerjang banjir sambil melakukan observasi lapangan mengenai dampak riil dari bencana banjir kali ini.

“Ini guna memastikan apakah ada warga yang belum disentuh bantuan makanan atau apakah ada warga yang sakit atau warga yang belum diavakuasi,” ujar Ardo berkeliling kampung yang masih digenangi banjir.
Informasi yang kami dapat, sejak Selasa (9/2) saat banjir tingginya, Rahmat Jevary Juniardo bersama kawan-kawan KNPI sudah turun menerjang banjir yang mencapai atap-atap rumah warga di Desa Limau Manis, Kecamatan Kampar. Desa Limau Manis ini disinyalir adalah satu dari dua desa terdampak banjir paling parah selain Pulau Rambai, Kecamatam Kampar Timur.

“Saat itu belum ada regu penyalamat masuk ke Desa Limau Manis, karena desa ini terisolasi karena ketinggian banjir teramat dahsat, hingga ke atap rumah warga,” beber Migos.

Menurut Migos, saat itu KNPI dengan niat membantu warga disana memberanikan diri masuk menerobos banjir mengevakuasi warga yang butuh diavakuasi, serta memberi makan warga yang kelaparan usai terjebak semalaman di atap rumah mereka,
“Apa yang telah kawan-kawan KNPI lakukan ini adalah sebagai bukti bahwa pemuda punya peran yang strategis di tengah-tengah masyarakat. Kita tidak akan berbangga diri dengan apa yang telah kita lakukan ini. Walau pun kecil, setidaknya ada maknanya,” tutup Taufik.

Sementara itu, rombongan pendistribusian Sembako lainnya menuju beberapa desa di Kecamatan Kampar, seperti Desa Batu Belah, Desa Simpang Kubu, Desa Tanjung Belit.Rombongan ini dipimpin oleh Danil Hidayat Kampai.
(Dir/izal)

Kirim komentar Anda disini

Komentar