Senin , Oktober 25 2021

Tidak Lama Lagi Kampar Akan Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok

BANGKINANG – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kampar laksanakan rapat pembahasan tentang rancangan peraturan daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Senin (20/9/2021).

Rapat pembahasan ini dipumpin langsung oleh Ketua Bapemperda Juswari dan anggita juga dihadiri oleh DLH, Dinas Kesehatan, Bagian Hukum Setda Kampar, dan DPPKBP2A.

Dikatakan Juswari rapat pada hari ini adalah penyesuaian dan penyelarasan dan setelah itu kita akan melaporkan ke pimpinan Dewan bahwa Bapemperda sudah bekerja masalah pembahasan akademis tentang Perda Kawasam Tanpa Rokok (KTR).

“Dalam naskah akademik itu ada unsur apa filosofisb lahirnya ranperda itu, aspek sosiologis dan aspek yuridisny,”ujar Politisi Demokrat Kampar ini.

Dan selanjutnya akan dilakukan harmonisasi ke Kementerian Hukum dan HAM kemudian kembali lagi ke Bapemperda untuk diperbaiki redaksionalnya. Kemudian dibawa ke rapat paripurna DPRD untuk disahkan.

“Ini adalah bentuk larangan bagi setiap orang dilarang merokok di KTR, setiap orang atau badan dilarang mempromosikan, jadi pengusaha rokok dilarang mempromosikan mengiklankan menjual dan atau membeli rokok dan bagi pengusaha rokok todak boleh lagi”, ucapnya.

“Sanksi bagi pelanggar bisa dipenjara paling lama 6 bulan maksimal dan atau denda. Untuk denda ini harus kita sepakati dulu agar jangan terkesan membebankan orang,” jelas Juswari.

Selain itu Juswari juga menyampaikan rasa kekecewaanya terhadap ketidakhadiran anggota Bapemperda yang berjumlah 10 orang yang hadir selalu 5 sampai 6 orang saja.

“Disetiap rapat pembahasan yang hadir hanya 5 atau 6vorang saja padahal kita kan ada 10 orang di Bapemperda ini tak pernah lengkap, padahal kegiatan ini kan di biayai negara. Kok saat kunker rame yang hadir,” pungkasnya.

(Man)

Kirim komentar Anda disini

Komentar