Senin , Oktober 25 2021

TNI Siapkan Anggota Sosialisasi Bahaya LGBT ke Masyarakat

tni-lgbtTERNATE – Gencarnya kampanye lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT) mengancam Indonesia.  Menghadapi hal itu, Korem 152/Babullah menyatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi bahaya perbuatan asusila tersebut ke masyarakat dengan melibatkan personel di lapangan.

Hal itu disampaikan oleh, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 152/Babullah Mayor Inf Anang Setyoadi dalam acara sosialisasi bahaya LGBT kepada seluruh personel dan PNS di Korem 152/Babullah, Selasa (23/2/2016) seperti dilansir Antara.

Ia menegaskan jika ada anggota terlibat LGBT maka akan diikenai sanksi pemecatan tidak hormat.

“Sesuai ketentuan, bila prajurit melakukan pelanggaran asusila sesama jenis ancaman hukumannya diberhentikan secara tidak hormat,” kata Anang Setyoadi.

Pihaknya memandang, LGBT adalah perbuatan yang bertentangan dengan norma hukum, agama, dan budaya.

Menurut dia, penyimpangan seksual LGBT merupakan salah satu penyakit kejiwaan yang diidap seseorang akibat faktor-faktor eksternal seperti traumatik, pergaulan, kurang rasa percaya diri, dan kurangnya keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Penyimpangan seksual itu juga memperbesar peluang penularan penyakit menular seksual (PMS) seperti HIV/AIDS dan berbagai penyakit lainnya.

Dalam sosialisasi, Paur Undah/Lahkara Kumrem 152/Babullah Kapten Chk Sator Sapan Bungin menyatakan hukum militer terkait perbuatan asusila termasuk LGBT sangat jelas.

“Prajurit yang terlibat akan dikenakan sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) sesuai diatur dalam Perkasad/34/XII/2008 pada angka 10 huruf H,” katanya.

Kirim komentar Anda disini

Komentar