Sabtu , 8 Agustus 2020

Uang Suap Damayanti Mengalir di Pilkada Untuk Jagoan PDI-P

pdip-suap-damayanti-pilkadadetakkampar JAKARTA – Sidang kasus suap kader PDI- P Damayanti Wisnu Putranti semakin menarik untuk diikuti. Salah satu fakta baru yang terungkap adalah mengalirnya dana suap untuk jagoan yang diusung PDI-P di Pilkada Semarang.

Fakta baru ini terungkap dari kesaksian Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang juga kader PDI-P saat bersaksi untuk Damayanti di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2016).

Hendrar mengatakan, menerima uang sebesar Rp300 juta. Uang tersebut diterimanya saat bertemu di Hotel Novotel, Semarang.

Ketika itu, Damayanti menyatakan ada bantuan dari teman-teman di Jakarta. Uang tersebut langsung diterima oleh stafnya, Farhan dan diserahkan ke Sekretariat PDIP.

Menurut Hendrar, bantuan uang bagi kader yang bakal maju dalam gelaran Pilkada lumrah terjadi. Bahkan, dia menyebut bantuan uang itu merupakan kelebihan partainya yang disebut dengan gotong royong.

“Ya kehebatan partai kita seperti itu, gotong royong,” tukas dia.

Dalam surat dakwaan Damyanti, uang Rp300 juta yang diberikan kepada Hendrar berasal dari kocek Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir. Pengusaha ini diketahui telah terbukti menyuap Damayanti.

Selain Hendrar, Damayanti juga membantu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Widya Kandi dan Gus Hilmi dengan memberikan uang Rp300 juta. ***

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Kaban Diklat Kejaksaan RI Terima Kunjungan PUSHAM-UII Jokjakarta

JAKARTA, DETAKKAMPAR.co.id– – Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan ( Kaban Diklat ) Kejaksaan RI,Setia Untung ...