Rabu , 12 Desember 2018

UPAYA PEMPROV RIAU MENINGKATKAN MUTU OLAHRAGA DALAM RANGKA PON

gubri-pon-1DETAKKAMPAR.CO.ID- Upaya peningkatan mutu olahraga harus dimulai dari persiapan sumber daya atlet, fasilitas dan bonus untuk para atlet. Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan perbaikan untuk peningkatan prestasi olahraga. Untuk merealisasikan apa yang telah diupayakan selama ini, pemprov Riau mengirim 506 kontingen setempat menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang digelar pada 17-29 September 2016 di Jawa Barat.

Dalam sambutan acara pelepasan kontingen Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman berharap kepada kontingen untuk meningkatkan prestasi Riau lebih dari pada PON tahun 2012 yakni mendapat peringkat 6 besar.

“Dengan bermodalkan keseriusan dalam berlatih selama ini tentunya akan menjadi satu spirit dalam bertanding. Diharapkan keberangkatan ratusan atlet PON Riau ke negeri parahiyangan tersebut akan mampu membawa nama baik Riau sekaligus mengharumkannya, dengan meraih prestasi sebanyak mungkin, kata Andi (sapaan Gubri), saat menyampaikan sambutannya, pada acara pelapasan kontingan PON Riau di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (9/9/16).

gubri-pon-2

Saat momen pembukaan PON Ke XIX Jabar (17/9/2016), Gubri Arsyadjuliandi Rachman dan isteri menghadiri acara tersebut. Gubri juga mengharapkan agar atlet-atlet Riau dapat menciptakan sport sains. Dimana seorang atlet tidak hanya mencapai prestasi dengan fisiknya saja, namun bisa mendalami ilmu olahraga yang digelutinya.

“Kita ingin olahraga ini dapat memasyarakatkan masyarakat, dan bisa menciptakan sumber daya manusia yang handal dan sehat. Kalau sudah sehat akan banyak yang dilakukan untuk hal-hal positif meraih prestasi,” harap Gubri.

gubri-pon-3

Dalam perhelatan akbar PON Ke XIX Jabar tahun 2016, optimis dapat prestasi. “PON Jabar minimum kita bisa mempertahankan dari prestasi sebelumnya pada PON Riau 2012 silam. Kalau tidak bisa ditingkatkan, paling tidak kita harap bisa masuk 10 besar. Informasi dari KONI, kesiapan akhir PON Jabar, 10 besar yang ditargekan KONI Riau,” kata Gubri.

Meski demikian, Andi Rachman sapaan akrab Gubri, berharap apa yang disampaikan KONI itu target terendah, bukan target optimis. “Mudar-mudahan target optimis yang disimpan KONI ini bisa tercapai,” harapnya.


Istimanya PON kali ini, dimana atlet yang akan bertanding asli putra putri daerah Riau. Kita tidak ada lagi mengimpor atau mencari atlet dari daerah lain, semua murni dari Riau. Yang ada sebagian atlet kita diambil oleh daerah lain. Sebenarnya kita sudah menunjukan SDM kita pada MTQ kemarin di Lombok, yang 100 persen anak Riau.

Menurut Gubri, lebih baik anak Riau mendapat pengalaman di ajang nasional, daripada harus mengimpor atlet tapi anak-anak Riau tidak dapat apa-apa.

Pemprov Riau, katanya, siap mendayagunakan bibit lokal yang ada di daerah sehingga dukungan pendanaan juga telah disiapkan melalui APBD setempat. Bahkan pendanaan juga akan difasilitasinya untuk melibatkan perusahaan maupun pengusaha sebagai bapak angkat di masing-masing cabang olahraga (cabor).

Tujuan dari mencondongkan atlet lokal adalah untuk mendidik atlet-atlet potensial daerah guna dicetak menjadi duta olahraga, sehingga ke depan mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan tingkat nasional, kemudian mengangkat nama Indonesia di laga internasional.

gubri-pon-4

Soal bonus, Gubri mengatakan pemerintah pasti akan memberikan. Apalagi para atlet telah berjuang membawa nama baik daerah di kanca nasional.

Selama ini, kata dia lagi, Pemprov Riau terus mendukung kemajuan olaharga, yakni selain dukungan APBD yang diberikan tiap tahunnya, dan terus melakukan pembibitan dan pembinaan olahraga berprestasi. (ADV/HMS)

 

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Bupati Kampar Sampaikan Sejumlah Capaian di Nota Keuangan RAPBD 2019

BANGKINANG KOTA, DETAKKAMPAR.CO.ID -Bupati Kampar H Azis Zaenal SH, MM menyampaikan sejumlah capaian kinerja Tahun ...