Usai Bimtek, Ini Yang Diharapkan Ketua Apdesi Kampar Kepada Kades

BANGKINANG, DETAKKAMPAR.CO.ID – Usai melakukan Bimbingan Teknis di Yogyakarta akhir bulan September lalu Kepala desa akan fokus membina masyarakat untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat desa melalui seluruh potensi yang dimiliki.

Demikian disampaikan oleh Ketua Apdesi Kampar Jonnedi, S.Ag dan didampingi Muhammad Rayan
Kades Pulau Jambu kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya Kamis, (3/10/2019).

“Ada 5 aset desa yang akan kita gali secara maksimal dan optimal yakni
SDA, SDM, Aset Sosial, Aset Infrastruktur dan aset finansial, dengan tergalinya 5 aset tersebut pasti berdampak positif terhadap kehidupan desa tersebut,” ungkap Kepala Desa Batu Langka Kecil Kecamatan Kuok.

Menurutnya apa yang telah disaksikan di desa ponggok di Jawa Tengah itu telah menambah pengalaman dalam memajukan desa. “selaku kepala desa kita butuh bimbingan agar tidak salah dalam menjalankan roda pemerintahan, apalagi terkait dana desa,” paparnya.

“Kepala desa terpilih bukan seluruhnya paham aturan desa yang terus berkembang, namun mereka terpilih karena ketokohan, pandai berpolitik, menjadi tauladan ditengah msyarakat namun disitulah pembekalan terhadap regulasi dipertajam pemahamannya kepada kepala desa,” jelasnya lagi.

Pada Bimtek kali ini sebanyak 60 orang kepala desa memahami kembali tentang perubahan pengelolaan keuangan desa yang diatur dalam Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa yang ditandatangani Menteri Dalam Negri Thahjo Kumolo.

Ditambahkannya, pengalaman, gagasan, ide dan regulasi berjalan beriringan untuk itu setiap kepala desa wajib memahami agar tidak ada permasalahan dengan keuangan sehingga berujung penjara.

“setiap kepala desa itu punya gagasan untuk mengabdi kepada masyarakat namun dihadapannya seperti jurang yakni penjara, untuk itu bimbingan dan pembinaan tetap dibutuhkan oleh setiap kepala desa, ” punkasnya.

Terkait narasumber Direktur Lembaga CERIS Minsar Wedi telah menghadirkan narasumber yang dianggap kredibel dibidangnya agar ilmu yang dicari dapat dicerna dan dipahami oleh setiap kepala desa.

Narasumber utama dalam bimtek Kepala Desa di Yogyakarta akhir September lalu yakni
Subdit beserta staf Subdit Fasilitasi Penataan Kewenangan Desa, Kementerian Dalam Negeri Yogyakarta Drs. Sautma Sihombing, M.Si, dan Irsan, SH, M.Si, Ph.D, Dari Balai Pemdes Kemendagri, Yogyakarta Drs Sigit widijatmoko, M. Si. Dan Kepala Desa Ponggok Junaedhi Mulyono, SH.

Untuk menambah pengalaman seluruh kepala desa mereka diajak mengunjungi Desa Ponggok, yang berada di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. ” Desa Ponggok adalah desa terpilih sebagai desa wisata terbaik di Indonesia untuk kategori pemberdayaan masyarakat,” tutup Minsar.

(Won)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Sembilan Anggota BPD Salo Timur Resmi Dilantik

SALO TIMUR, DETAKKAMPAR.co.id – Sembilan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Salo Timur Periode 2020-2026 ...