Sabtu , Desember 4 2021

Warga Yang Terkena Dampak Induksi SUTT Minta Kepastian Dari Pihak PLN

Detak kampar.com BANGKINANG
KOTA  – PT PLN (Persero)  P3B Sumatera UPT Pekanbaru melakukan
inventarisasi terhadap tanah,tanaman dan bangunan warga yang terkena induksi
dan berada dibawah ROW (dibawah jalur SUTT) yang berlokasi  di Jl. A Rahman Saleh RT.03 RW.08 Kelurahan
Bangkinang Kamis pagi 19/11/15.

Saat berada dilokasi
 tempat yang akan dibangun tower SUTT
tersebut dari  6 bidang tanah yang
dilalui  SUTT pihak UPT Pekanbaru
menyatakan hanya 5 bidang tanah milik warga yang terkena induksi dari
pembangunan tower SUTT dan yang satunya lagi dinyatakan tidak terkena dampak
induksi.
Menurut
pihak UPT hal ini sesuai dengan keputusan tim independen yang di bentuk oleh
P3BS dan kami hanya melakukan inventarisasi sesuai dengan perintah atasan juga
kami tidak bisa memastikan apakah warga yang terkena induksi ini akan mendapat
ganti rugi atau konvensasi nantinya.
Menanggapi
keputusan pihak PT PLN yang taka da kepastiannya, Refnedi salah seorang warga
yang dinyatakan tanah miliknya tidak terkena dampak induksi ini merasa sangat
kecewa dengan keputusan pihak PLN ini 
tampa bisa menjelaskan serta memperhatikan dampak non teknis terhadap
tanah miliknya akibat pembangunan tower SUTT tersebut,” tegas Refnedi.
Refnedi
menambahkan, sesuai  dengan PERPRES NO 65
tahun 2006 atas perubahan PERPRES NO 36 tahun 2005 tentang pengadaan tanah bagi
pelaksanaan pembangunan untulk kepentingan umum pihak UPT tidak berhak  pengadaan tanah untuk kepentingan umum karena
tranmisi listrik kan termasuk kepentingan umum,”ujar Refnedi.
Warga
meminta kepada pihak UPT yang mewakili PLN agar bisa memberikan kepastian
tentang nasib tanah ysng mereka miliki karena dari sekian kali pertemuan belum
ada titik temunya dan dipertemuan kali ini tidak ada dilibatkan pihak
pemerintah daerah sebagaimana yang sesuai dengan kesepakatan pertemuan dikantor
P3BS beberapa waktu lalu.(zul/dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar