Selasa , November 30 2021

Wikileaks Akan Beberkan 500 Ribu Dokumen Arab Saudi

Detak kampar.com WIKILEAKS sedang
dalam proses menerbitkan lebih dari 500 ribu dokumen diplomatik Saudi di
Internet, demikian kata situs transparansi itu hari Jumat. Tindakan Wikileaks
ini mirip dengan aksi pembocoran surat-kawat Departemen Luar Negeri Amerika
tahun 2010.

Dalam
pernyataannya Wikileaks mengatakan bahwa pihaknya sudah memuat kira-kira 60
ribu berkas. Sebagian besar muncul dalam bahasa Arab. Meskipun Wikileaks sudah
mempunyai rekam jejak yang lama menerbitkan bocoran dokumen pemerintah secara
besar-besaran, namun, belum ada cara untuk memeriksa keaslian dokumen tersebut,
Banyak
dari dokumen itu menunjukkan kop surat berwarna hijau yang bertuliskan
“Kerajaan Arab Saudi” atau “Kementerian Luar Negeri.” Sebagian bertanda
“penting segera” atau 
“rahasia.” Sedikitnya satu dokumen yang tampaknya dari
Kedutaan Saudi di Washington.
Jika
dokumen itu asli, maka hal itu akan memperlihatkan cara kerja para pejabat
tingkat atas dalam kerajaan yang terkenal tertutup itu. Dokumen itu mungkin
juga memberi gambaran persaingan kawasan Riyadh yang sudah lama dengan Iran,
dukungannya pada pemberontak 
Suriah dan pemerintah Mesir yang didukung militer,
dan tentangannya pada persetujuan internasional yang baru muncul mengenai
program nuklir Teheran,
Sebuah
dokumen, tertanggal tahun 2012, tampaknya menunjukkan skeptisisme Arab Saudi
yang sudah terkenal mengenai pembicaraan nuklir Iran. Satu pesan dari Kedutaan
Arab Saudi di Teheran ke Kementerian Luar Negeri di Riyadh menyebut
“pesan-pesan Amerika yang merayu” dibawa ke Iran oleh penengah Turki yang tidak
disebut namanya,
Salah
satu komunikasi tahun 2012, yang dikirim dari Kedutaan Saudi di Abu Dhabi,
mengatakan Uni Emirat Arab melakukan tekanan terhadap pemerintah Mesir agar
tidak mengadili mantan presiden Hosni Mubarak, yang digulingkan oleh pergolakan
rakyat tahun sebelumnya. ***

Kirim komentar Anda disini

Komentar