Jumat , Oktober 22 2021

Wujudkan Masyarakat Cerdas Hukum, Kejari Kampar Beri Penyuluhan Pada Aparatur Desa

TAMBANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat serta konsultasi hukum yang diadakan di Desa Padang Luas Kecamatan Tambang, Kamis (17/12/2020)

Kegiatan Penyuluhan Hukum ini diikuti oleh RT/RW serta Aparatur desa se Kecamatan Tambang yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Padang Luas. Dengan mengangkat tema, “Mewujudkan Masyarakat Cerdas Hukum.”

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang Peraturan Perundang – undangan dan norma hukum yang tepat kepada RT/ RW dan Aparatur Desa.

Kepala Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri S.H.MH melalui Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang, SH.MH mengatakan bahwa penyuluhan hukum dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait hukum, hal ini dilakukan agar RT-RW dapat memahami dan tidak buta akan hukum,”ujarnya.

“Menurutnya, masih banyak kasus terkait hukum yang terjadi di lingkungan masyarakat. Mulai dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penyalahgunaan narkoba, dan lainnya,”sambung Silfanus.

“Banyak kasus hukum yang ada di lingkungan sehari-hari. Oleh karena itu kita melakukan penyuluhan agar Ketua RT maupun RW dapat juga memberikan pemahaman ke masyarakat sebagai perpanjangan tangan dilingkungan dan Warganya,”jelas Silfanus.

Ditambahkannya, minimal bisa tahu kemana harus mencari bantuan hukum, Jangan sampai dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab yang bakal merugikan masyarakat,” ucap Kasi Intel.

Sementara Kasi Datun Juniadi.SH.MH menyampaikan, tentang kepatuhan terhadap peraturan perundang – undangan berkaitan dengan kekerasan dalam lingkup rumah tangga, RT dan RW sebenarnya tugas untuk mendeteksi secara dini suatu peristiwa.Dan kita coba cari dulu apa sih kekerasan dalam rumah tangga itu,”terang Junaidi.

“Kita berharap penyuluhan hukum ini bisa mewujudkan kesadaran hukum masyarakat dan Aparat Desa menyadari dan menghayati hak dan kewajibannya serta mewujudkan budaya hukum dalam sikap dan perilaku yang sadar, patuh dan taat terhadap hukum demi tegaknya supremasi hukum serta terbentuknya desa sadar hukum,”pungkasnya.

(Dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar