Minggu , Desember 5 2021

1 Desember Listrik Non Subsidi Turun, kenapa?



Detak kampar.com PT PLN (Persero) memastikan tariff listrik
bagi pelanggan non subsidi turun mulai 1 Desember besok. Hal itu disampaikan
oleh Plt Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto kepada
wartawan, Ahad (29/11) di Jakarta.

“ Mulai Desember 2015, secara umum tariff
listrik bagi pelanggan yang sudah tidak disubsidi mengalami penurunan disbanding
bulan sebelumnya,” jelasnya.
Alasan penurunan ini terang Bambang,
untuk mentaati Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) Nomor 31 Tahun 2014 yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 09 Tahun
2015 mengenai tariff adjustment yang diberlakukan setiap bulan.
“Dengan mekanisme tariff
adjustment, tarif listrik setiap bulan memang dimungkinkan untuk turun,
tetap atau naik berdasarkan tiga indikator, nilai tukar mata rupiah terhadap
dolar Amerika Serikat (AS), harga minyak dan inflasi bulanan,” tambahnya.
Dengan penyesuaian per Desember ini,
sebanyak 12 golongan tarif listrik sudah mengikuti mekanisme tariff
adjusment.  Ke-12 golongan tarif listrik tersebut adalah:

1. Rumah Tangga R-1/Tegangan rendah (TR) daya 1.300 VA
2. Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA
3. Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA
4. Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas
5. Bisnis B-2/TR daya 6.600VA s.d 200 kVA
6. Bisnis B-3/Tegangan Menengah (TM) daya diatas 200 kVA
7. Industri I-3/TM daya diatas 200 kVA
8. Industri I-4/Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
9. Kantor Pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
10. Kantor Pemerintah P-2/TM daya diatas 200 kVA
11. Penerangan Jalan Umum P-3/TR dan
13. Layanan khusus TR/TM/TT.

Kirim komentar Anda disini

Komentar