Sabtu , Desember 4 2021

AKNS antarkan Langsung Bantuan Banjir ke Kampar

IMG20160227142134

Detak Kampar.co.id  KAMPAR TIMUR: sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dari Akademi komunitas negeri siak (AKNS) terhadap musibah banjir yang terjadi di Kampar, maka sabtu (27/8) kemarin para mahasiswa ini mengantarkan bantuan mereka langsung ke kecamatan Kampar Timur, kabupaten Kampar.

Kedatangan mahasiswa ini dipimpin langsung oleh Alimuddin ketua jurusan tekhnik Mesin dan beberapa dosen, bersama mereka mengantarkan beras dan sembako dalam jumlah yang cukup besar. Rombongan ini disambut oleh Camat Kampar Timur Syamsuriansah SH dan beberapa kepala desa yang ada di kecamatan Kampar Timur.

Alimuddin menjelaskan, bahwa bantuan sembako ini merupakan inisiatif para mahasiswa saat mereka membaca di beberapa media tentang banjir di Kampar, para mahasiswa ini langsung mengkoordinir bantuan dari rekan rekan mahasiswa yang lain. “Bukan hanya itu mereka juga mendatangi sekolah sekolah di berbagai kecamatan, sehingga bisa dikatakan bantuan ini bukan hanya dari mahasiswa saja namun juga masyarakatSiak ” ujarnya.

Akademi komunitas negeri Siak sendiiri saat ini mempunyai dua juta tekhnik mesin, mesin produksi perbaikan dan perawatan, mesin industri. Akademi ini juga bekerja sama dengan indah kiat dan politenik sriwijaya

Bantuan yang mereka berikan terdiri dari Beras sebanyak 1 ton, sembaki seperti gula, minyak goreng, mie instan, sarden dan sebagainya. Ditambah delapan karung besar pakaian layak pakai.

Sementara itu camat Kampar Timur Syamsuriansah menjelaskan, di kecamatan ini ada lima desa yang terendam banjir dengan dua desa yangkondisinya paling parah. Dari lima desa ini sekitar 17 ribu jiwa dengan 3500 lebih rumah yang terendam. “Bahkan ada warga yang hanya atapnya saja yang tidak terendam, hingga mereka harus dievakuasi ” ujarnya

Setelah banjir usai, maka sekarang warga masih dalam tahap pembersihan pasca banjir, dimana tanah dan kondisi lingkungan mereka porak poranda karena banjir. Adasekitar 200 rumah yang rusak parah dan perlu perbaikan segera. “Bahkan masih ada warga yang tidur dengan tidak memakai kasur karena kasur mereka masih basah dan belum kering akibatbanjir ” ujarnya

Begitu juga dengan penghasilan, hingga saat ini masih banyak warga yang belum pulih pencahariannya, karena kebun mereka rusak akibat banjir, petanisawah mengalami gagal panen. “Kondisi terparah dialami oleh petenai kerambah ikan dan peternak yang hewan ternaknya banyak mati akibat banjir ” ujarnya

Untuk itu bantuan dari AKNS ini sangat membantu masyarakat, karena masyarakat membutuhkan(dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar