Sabtu , Desember 4 2021

Bupati : Pahami Ilmu di P4S dan RTMPE Agar Dapat Diterapkan

Detak kampar.com Siakhulu – Semangat dalam mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) kemudian lihat dan amati apa yang di buat di Rumah Tangga Mandiri Pangan Dan Energi (RTMPE) agar paham dan dapat ilmunya sehingga dalam penerapannya setelah pulang ke rumah nanti dapat di praktekkan langsung.

Penegasan itu disampaikan Bupati Kampar H.Jefry  Noer ketika memberi motivasi peserta diklat P4S karya nyata kubang jaya yang saat itu di kunjungi Anggota DPRD Provinsi Riau Lumpita Pakpahan bersama Eva Yuliana, Irwan setiawan  pengusaha muda asal Jakarta dan masyarakat Desa Bina Baru Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (28/11).
Dengan ilmu akan mengantarkan kepada keberhasilan walaupun dengan lahan 1000 meter dapat di kelola dan di maksimalkan, bukan lagi dengan lahan berhektar yang tanpa ilmu.
Tidak perlu sawit atau kebun karet yang luas sampai berhektar-hektar  untuk membuat ekonomi maju untuk mendapat penghasilan puluhan juta,kata Bupati.
Disamping itu ingat dan jalankan lima hal untuk mencapai sukses, yaitu jadikan 24 jam kehidupan sebagai sarana ibadah, banyak bersedekah, cintai pekerjaan, disiplin dalam hidup dan meninggalkan hal yang mubazir.
Dengan menjalankan 5 hal itu insyaallah orang miskin nantinya dapat jadi kaya dan mengantarkan masuk sorga,pesan Jefry Noer mengingatkan peserta diklat P4S dan Masyarakat Bina Baru.
Bupati melanjutkan, jangan tunggu apa yang dapat dibantu orang atau pemda untuk memulai usaha sepulang dari P4S dan RTMPE, tetapi mulailah dari hal terkecil yang mampu dilakukan, bagi yang punya lahan sedikit atau kurang dari 1 000 meter, kerjakan semampunya seperti bisanya untuk menanam bawang, maka mulailah dengan tanam bawang atau dengan beternak ayam dan apa saja yang dapat dan mampu kita kerjakan.
Selain itu Bupati juga menyampaikan pesan, jangan iri, saling menyalahkan dan banyak menuntut tetapi jadilah orang pekerja keras, ciptakan kebersamaan dan kekompakan agar semua dapat maju dan wilayah desa berkembang.
Kepada Kepala Desa Bina Baru, Jefry berpesan agar segera bentuk kelompok masyarakat, koordinir masyarakat yang mau maju dengan kelompok, kemudian ajukan pinjaman melalui kades tetapi harus di penuhi syarat pinjaman tentunya,kata Bupati.
Selain itu, ketika menjawab pertanyaan Anggota DPR Provinsi Riau Lamfita bersama masyarakat termasuk para Ibu-ibu dan Bapak-bapaknya, Urine dan kotoran padat yang sudah jadi pupuk kemana dapat dijual.
Bupati menjelaskan, ikut koperasi dan melalui koperasi akan menampungnya, untuk kebutuhan pupuk di Kampar saja masih sangat banyak membutuhkan apalagi untuk Riau,ujar Bupati. (Edi/hms)

Kirim komentar Anda disini

Komentar