Rabu , 20 November 2019

Kabar Gembira, Sertifikasi ISPO Untuk Petani Swadaya Dimulai

Detak kampar.com PEKANBARU
– Setelah melaksanakan proses sertifikasi Indonesia Suistainable Palm Oil (ISPO)
untuk perusahaan perkebunan, pemerintah akan melaksanakan sertifikasi ISPO
untuk petani swadaya sebagai langkah selanjutnya untuk pelaksanaan sertifikasi
seluruh pelaku usaha perkebunan. Untuk pelaksanaan sertifikasi itu, Riau
dijadikan oleh pemerintah pusat menjadikan Riau sebagai salah satu provinsi
yang dijadikanpilot project sertifikasi ISPO petani swadaya. Survei itu
dilaksanakan bulan Januari hingga Maret 2015.

Hal
itu disampaikan oleh Kadisbun Riau, Drs H Zulher MS, disela-sela pertemuan
dengan tim sertifikasi yaitu tim United Nation Development Program (UNDP)
sebagai penyandang dana, perwakilan Dirjenbun, PT. Asian Agri, PT Astra Agro
Lestari di ruang kantornya, Senin (26/1).  
“Sertifikasi
ISPO untuk petani swadaya ini merupakan komitmen pemerintah kita kepada pasar
global, karena sebagian turunan kelapa sawit yang kita jual itu berasal dari
milik petani. Untuk sekarang ini kita mulai dengan Pilot Project untuk
beberapa KUD. Hasil sertifikasi ini akan dijadikan rujukan untuk sertifikasi
seluruh kebun petani ke depannya”ujar Zulher.
Salah
satu syarat Sertifikasi ISPO yaitu KUD/Poktan itu harus binaan perusahaan
perkebunan yang telah memperoleh sertifikasi ISPO. Hal itu dimaksudkan agar
kualitas turunan kelapa sawit yang dijual ke pasar global telah sesuai dengan
prinsipgreen industry yang termuat dalam materi ISPO. Untuk itu, Dirjenbun
memutuskan KUD yang disertifikasi yaitu KUD 
Amanah Binaan PT . Inti Indosawit
Subur, KUD Mulia dan KUD Mulia Amanah binaan PT Sari Lembah Subur, KUD Tandan
Batuah Binaan PT Kimia Tirta Utama.
Sementara
itu tim UNDP, Herma Komara, mengungkapkan bahwa mereka optimis sertifikasi ini
akan berjalan lancar.
“Kita
berkomitmen untuk membantu CPO Indonesia bisa tembus ke pasar global. Petani
sebagai salah satu pelaku usaha perkebunan tentu memiliki tanggung jawab terhadap
kelangsungan industri ini nantinya. Bukti komitmennya, kita menyediakan
anggaran untuk sertifikasi ini. jadi petani jangan khawatir tentang pembiayaan
ini”ujar Herma.
Selain
itu, Zulher menjelaskan bahwa perusahaan perkebunan di Riau yang telah memiliki
sertifikasi ISPO yaitu 22 perusahaan dan sedang proses sertifikasi ISPO yaitu
41 perusahaan. (dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Bersihkan Kampar Dari Pekat, Tim Yustisi Bongkar Paksa Warung Remang – Remang di Kelok Indah

XIII KOTO KAMPAR, DETAKKAMPAR.CO.ID – Tim Yustisi Kabupaten Kampar, (Satpol PP, TNI/Polri) melakukan pembongkaran Cafe ...