Senin , Oktober 18 2021

Kontroversi Buku Penjaskes, Kemenag: Islam tak Mengenal Pacaran

Detak kampar.com, JAKARTA — Direktur
Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Nur
Kholis Setiawan meminta buku Penjaskes Kelas XI yang berisi tips pacaran sehat
segera ditarik dari peredaran.
“Kita
tidak bisa berkomentar secara substansial, tapi kita imbau, kalau resistensi
dan reaksi masyarakat sedemikian besar, maka tarik saja,” kata Nur kepada Wartawan Sabtu (18/10).
Pengadaan
buku paket kurikulum 2013, kata Nur Kholis, merupakan salah satu tanggung jawab
dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sementara dalam
penyelenggaraan Kurikukum 2013, Kemenag bertanggung jawab menyediakan buku
agamanya. Karenanya ia menegaskan buku penjaskes berisi tips pacara itu bukan
tanggung jawab   Kemenag.
Namun
ia mengaku khawatir dengan peredaran buku tersebut. Apalagi buku itu diedarkan
kepada murid madrasah yang berada dalam didikan Kemenag.
Lagi
pula, kata dia, Islam tidak mengenal istilah atau ajaran soal pacaran.
“Karena yang ada ialah taaruf dan hubungan laki-laki perempuan dalam Islam
bukan muhrim salah satunya disahkan dalam ikatan pernikahan,” sebut dia.
“Soal
pengadaan buku di madrasah, kita belum terlayani, belum menerima meski CD-nya
sudah ada,” ujarnya. Tapi dari sisi administrasi penganggarannya, Kemenag wajib
melaksanakan pengadaan buku.(dir/ROL)

Kirim komentar Anda disini

Komentar