Selasa , Oktober 19 2021

Korban Ledakan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Meninggal

Detak kampar.com, Tangerang – Satu korban ledakan pesawat bekas di Bandara
Soekarno-Hatta, Tangerang, meninggal akibat luka bakar yang dialaminya. 
“Iya,
satu dari dua korban yang sedang dilakukan perawatan, meninggal dunia,”
kata Humas RSUD Kabupaten Tangerang, Muhammad Nizar yang dihubungi Minggu. 
Dari
pesan yang dikirim kepada Antara, Nizar mengatakan, korban tewas atas nama
Jamari dan korban lainnya, yakni Wanto, masih dalam ICU. “Satu korban lagi
masih ditangani,” ujarnya. 
Sebelumnya,
sebuah pesawat bekas yang berada di hangar PT Garuda Maintenance Facility (GMF)
Bandara Soekarno-Hatta tiba-tiba meledak dan melukai dua orang pegawai. 
Kapolres
Bandara Soekarno-Hatta, Kombespol CH Pattopoi mengatakan, peristiwa terjadi
pada pukul 12.15 WIB. Saat itu, kedua pegawai mengalami luka-luka yakni Wanto
(30 tahun) dan Jamari (29 tahun) saat memotong bagian pesawat bekas. 
Tetapi,
saat keduanya memotong bagian ekor pesawat, tiba-tiba saja mengeluarkan api dan
meledakan di bagian pesawat tersebut serta melukai kedua
pegawai.    
   
Kedua
pegawai diketahui mengalami luka serius pada bagian tubuhnya. Percikan api
tersebut langsung membakar hampir seluruh tubuhnya. 
Adapun
penyebab ledakan, kata Kapolres, karena bagian ekor pesawat diduga masih
terdapat bahan bakar. Ketika sedang dilakukan pemotongan, kemudian mengeluarkan
percikan api.  
Namun
demikian, kepolisian akan mencari penyebab lainnya dan kini sedang terus
diminta keterangan sejumlah saksi. Begitu juga keterangan kedua korban
nantinya. 
Informasi
yang diperoleh, korban bernama Wanto mengalami luka hampir seluruh tubuh dan
dilakukan tindakan operasi agar bisa bernafas. 
Lalu
untuk korban Jamari mengalami luka bakar pada dan kaki kirinya pun patah.
“Ada yang dioperasi karena luka bakar serius dan satu lagi masih
perawatan,” ujar Hendra, salah satu perawat. (dir/Antara)

Kirim komentar Anda disini

Komentar