Senin , 21 September 2020

Kunjungi DKP Kampar, Bupati Catur Bahas Program OCU MAPAN

BANGKINANG – Bupati Kampar Bupati H. Catur Sugeng Susanto SH mengunjungi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Senin, (29/6/2020). Agenda ini dalam rangka

menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus disiplin, mengerti dan paham akan tugas pokok yang diembannya sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Hal itu disampaikan H. Catur Sugeng Susanto, SH saat mengunjungi beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Senin (29/6), guna mengecek tingkat kehadiran ASN dalam suasana New Normal.

“Disamping untuk mengecek tingkat kehadiran ASN, saya ingin lebih mengenal tugas staf dibawah kepala dinas dan lebih akrab lagi dengan aparatur yang membantu tugas kepala Dinas di OPD ini,” ujar Catur Sugeng Susanto.

Dalam kunjungannya ke Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bupati juga berpesan agar memetakan daerah rawan pangan, berinovasi dan merencanakan program sehingga masyarakat Kabupaten Kampar bisa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sesuai dengan potensi.

“Petakan kondisi pangan di Kampar, daerah mana yang berpotensi rawan pangan, masyarakat perkebunan, ciptakan program yang lebih kreatif dan inovatif dalam memenuhi Kebutuhan sandang masyarakat Kabupaten Kampar,” ingat Bupati Catur.

Sementara itu, Kepala DKP Ir. Cokroaminoto dihadapan Bupati menjelaskan terkait kondisi ASN di dinasnya, kondisi gedung yang perlu perbaikan serta terkait program unggulan Ocu Mapan.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada Pak Bupati atas saran dan masukanya, Bupati juga menanyakan kapan panen bayam di lokasi pencanangan Ocu Mapan tingkat Kabupaten Kampar, dan kita sampaikan ke beliau untuk ketersediaan nya untuk panen bayam di hari Rabu, 1 Juli mendatang,” ungkap Cokro.

Mantan Kadis Lingkungan Hidup ini juga menjabarkan bahwa kedepan Ocu Mapan akan diarahkan ketanaman yang bisa memenuhi kebutuhan pangan temasuk umbi-umbian, pisang disamping sayur-sayuran, sedangkan di daerah kota akan di upayakan penanaman tanaman untuk pengendalian inflasi dengan menanam cabai dan bawang tergantung teknologi dan kondisi tanah.

“Kedepan Ocu Mapan juga akan berkembang dalam hal teknologi penerapannya, dengan menggunakan vertikal garden maupun hidroponik,” paparnya.

(Man)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Pemkab Kampar Taja Ajang Pemilihan Duta GenRe Kampar 2020

BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan ...