Sabtu , 20 Juli 2019

Pemkab Kampar – Dekranasda Latih Pengrajin Tenun

PEKANBARU, DETAKKAMPAR.CO.ID – Sebanyak 10 (sepuluh) orang pengrajin tenun Kabupaten Kampar mendapatkan pelatihan tenun metode Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dari Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (dekranasda) Kabupaten Kampar.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari dan dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar Hj Nur’aini Azis di Hotel Dyan Graha Pekanbaru, Selasa (28/11). Dalam arahannya Nur’aini menyampaikan, tenun sebagai warisan budaya, dengan keberadaannya terus dikembangkan dan dilestarikan di seluruh Indonesia khususnya di Kampar, keberadaan tenun harus dikembangkan dengan sentuhan kreativitas oleh perajin kampar.

Sekain itu, dengan tuntutan pangsa pasar juga memerlukan berbagai kreativitas dan inovasi yang tidak terlepas dari tuntutan pasar yang terus berkembang pesat, karena disamping akan menambah keanekagamanan craft tenun Kampar tetapi juga akan mampu membuka lapangan usaha yang baru,” ungkap Nur’aini.

Ia berharap kepada seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan ini. Apalagi pelatihan ini akan dipandu oleh pakar dan pelaku yang telah menggeluti bidang ini secara bertahun-tahun.

Siswo selaku pengurus Dekranasda Provinsi Riau dalam sambutannya menyampaikan rasa banga dan bahagia atas pelatihan program kerajinan tenun yang dilaksanakan pemda kampar, dalam hal ini pengrajin tenun harus kita lakukan percepatan baik petumbuhan maupun pengembagan. Ia menambahkan, motif-motif dalam tenun sejauh ini di Provinsi Riau baru sebanyak 17 motif.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar Heri Afrizon selaku ketua panitia pelaksana dalam laporannya menyampaikan, pengembangan sentra-sentra industri potensial di Kabupaten Kampar perlu di tingkatkan.

“Kita sadari sejauh ini dalam pengembagan tenun Kabupaten Kampar masih dibelang kabupaten/kota di Riau. Untuk itu mulai saat ini melalui pelatihan ini kita mulai bangkit dalam hal ini,” kata Heri.

Adapun peserta yang ikut dalam pelatihan ini sebanyak 10 orang antara lain dari Desa Pagaruyung  Kecamatan Tapung sebanyak 7 orang, Desa Kualu Kecamatan Tambang 2 orang serta dari Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota sebanyak 1 orang dengan lama pelatihan selama tiga hari mulai tanggal 28 hingga 30 November 2017.

Usai kegiatan pelatihan, Dekranasda Kampar juga melakukan  kunjungan kerja ke Dekranasda Kota Yogyakarta. Rombongan disambut oleh Wakil Ketua Dekranasda Kota Jokjakarta Trikariafi Ariant,di kantor Dekranasda Jokjakarta, Jln Mayjen DI Panjaitan nomor 17.

Ketua Dekranasda Kampar, Nur’aini terkait tujuan kunjungan ini mengatakan, bahwa selain untuk menjalin silaturahmi juga untuk menjalin komunikasi dan kerjasama antara Dekranasda Kampar dengan Dekranasda Kota Yogyakarta.

Hal ini juga merupakan sebagai upaya meningkatkan wawasan dibidang kerajinan, agar kedepan dekranasda kampar dapat bersaing khususnya di Kabupaten Kampar dalam hal kerajinan batik n tenun. Karena dekranasda kampar sudah tiga tahun belakangan ini diakui fakum dari kegiatan apapun.

Hal senada juga disampaikan Ketua Harian Dekranasda Kampar Drs Heri Afrizon,M.Si, bahwa kunjungan Kerja Dekransda Kampar ke Kota Jokjakrta guna menjalin kerjasama dibidang kerajinan khususnya tenun dan batik.

Dalam hal ini juga, karena kita semua tau Pulau Jawa khusunya Yogyakarta penghasil tenun dan batik terbaik, oleh sebab itu kita memilih Yogyakarta dan besar harapan kita untuk bisa saling bertukar ilmu dibidang kerajinan.”harap Hery”.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (dekranasda) Kota Yogyakarta Trikariafi Arianto mengatakan bhawa dalam hal kunjungan tersebut  membuka pintu seluas-luasnya untuk saling berbagi pengalaman dan menimba ilmu. Apa yang dimiliki dekranasda Yogyakarta akan dibwrikan ke kampar, baik dengan cara memberikan pelatihan pihak Kampar ke Yogyakarta maupun pihak Yogyakarta ke Kampar.

Usai kunjungan di Dekranasda Kota Yogyakarta, rombongan Dekranasda Kampar juga juga diajak untuk mengunjungi kerajinan sandal, sepatu,  pakaian dan tas dari hasil kerajinan masyarakat. (Adv)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Untuk Ketiga Kalinya Kampar Terima WTP Dari BPK RI

PEKANBARU, DETAKKAMPAR.CO.ID – Kabupaten Kampar menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan ...