Sabtu , Oktober 16 2021

Zulher Dan PMI Kampar Mulai Lakukan Kaporisasi Sumur Warga Korban Banjir

IMG_20160211_175002Detak Kampar.co.id BANGKINANG – Untuk mengantisipasi timbulnya gejala Diare dan Demam Berdarah (DBD) dan penyakit lainnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar bergerak cepat melaksanakan kegiatan kaporitisasi terhadap sumur warga yang terdampak bencana banjir yang kedua pada tahun ini di kabupaten kampar. Apalagi banjir kali ini terbesar semenjak tahun 1978. Diperkirakan sebagian besar warga tercemar oleh air kotor akibat banjir.

Ketua PMI Kampar, Drs H Zulher MS, di saat ditemui di rumah salah seorang warga kelurahan Langgini bangkinang, pada kamis (11/2) menyatakan bahwa langkah antisipasi penyakit pasca banjir telah dimulai. Kegiatan perdana ini dimulai di kelurahan langgini dan wilayah bangkinang.

IMG_20160211_175105“Kita sekarang ini ada dua tahap penanganan banjir yaitu proses evakuasi warga yang difokuskan di wilayah air tiris ke timur yang airnya masih tinggi. Dan wilayah air tiris ke barat kita lakukan kaporitisasi karena ketinggian air sudah mulai berkurang. “ujar Zulher.

Pada kegiatan pasca banjir ini, PMI Kampar bukan saja melakukan kaporitisasi namun pengobatan gratis. pengobatan dan kaporitisasi ini untuk menghindari penyakit akibat kuman maupun penyakit yang tertinggal di rumah, sumur dan sekitar lingkungan warga.
Untuk pencegahan itu, maka dilakukan kaporitisasi agar air di sumur warga sebagai sumber air minum tidak mengandung kuman dan penyakit.

“Kaporitisasi sumur sangat penting kita lakukan agar masyarakat tidak terkena penyakit DBD, gatal-gatal atau penyakit kulit lainnya. Dimana, air sumur sebagai sumber kebutuhan air rumah tangga baik makan/minum, cuci, mandi dan kakus. Jika tidak di kaporit tentu korban banjir mudah terkena penyakit tersebut,” ujar Zulher.

Buyung (40) salah seorang warga langgini menyebutkan bantuan kaporitsasi sumurnya sangat membantu untuk menghindari penyakit. “Air banjir disekitat rumah kami sangat tinggi dan sumur kami terkena air banjir tersebut. Tentu dengan bantuan pak zulher dan tim sangat membantu kami” ujar buyung.

Zulher menambahkan, bahwa kegiatan kaporitisasi dan pengobatan ini akan diupayakan di semua kecamatan di kabupaten kampar.

“Karena hampir seluruh desa di Kampar kena banjir maka masih banyak daerah yang belum tersentuh oleh program PMI Kampar ini. Untuk itu kita upayakan Agar semuanya kita layani,” ujar Zulher.

Terakhir dia menghimbau kepada warga, agar lebih berhati – hati menggunakan air sumurnya agar tidak terkena penyakit pasca banjir.(dir/edi)

Kirim komentar Anda disini

Komentar